Search

Sabtu, 14 Februari 2015

PENGERTIAN, KLASIFIKASI, DAN METABOLISME KARBOHIDRAT



Description: struktur mol.karbohidratKARBOHIDRAT yaitu senyawa organik terdiri dari unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Terdiri atas unsur C, H, dan O dengan perbandingan 1 atom C, 2 atom H dan 1 atom O. Karbohidrat banyak terdapat pada tumbuhan dan binatang yang berperan struktural & metabolik. Sedangkan pada tumbuhan untuk sintesis CO2 + H2O yang akan menghasilkan amilum/selulosa, melalui proses fotosintesis, sedangkan binatang tidak dapat menghasilkan karbohidrat sehngga tergantung pada tumbuhan. Karbohidrat merupakan sumber energi dan cadangan energi, yang melalui proses metabolisme.
Banyak sekali makanan yang kita makan sehari-hari adalah sumber karbohidrat seperti : nasi/beras, singkong, umbi-umbian, gandum, sagu, jagung, kentang, dan beberapa buah-buahan lainnya. Rumus umum karbohidrat yaitu Cn(H2O)m, sedangkan yang paling banyak kita kenal yaitu glukosa : C6H12O6, sukrosa : C12H22O11, selulosa : (C6H10O5)n.

Klasifikasi karbohidrat :
1.    Monosakarida, terdiri atas 3-6 atom C dan zat ini tidak dapat lagi dihidrolisis oleh larutan asam dalam air menjadi karbohidrat yang lebih sederhana. Berikut macam-macam monosakarida : dengan ciri utamanya memiliki jumlah atom C berbeda-beda : triosa (C3), tetrosa (C4), pentosa (C5), heksosa (C6), heptosa (C7).
Triosa : Gliserosa, Gliseraldehid, Dihidroksi Aseton
Tetrosa : Threosa, Eritrosa, Xylulosa
Pentosa : Lyxosa, Xilosa, Arabinosa, Ribosa, Ribulosa
Hexosa : Galaktosa, Glukosa, Mannosa, Fruktosa
Heptosa : Sedoheptulosa
2.    Disakarida, senyawanya terbentuk dari 2 molekul monosakarida yang sejenis atau tidak. Disakarida dapat dihidrolisis oleh larutan asam dalam air sehingga terurai menjadi 2 molekul monosakarida.
Sukrosa : glukosa + fruktosa (C 1-2)
Maltosa : 2 glukosa (C 1-4)
Trehalosa : 2 glukosa (C 1-1)
Laktosa : glukosa + glukosa (C 1-4)
3.    Oligosakarida, senyawa terdiri dari gabungan molekul-molekul monosakarida yang banyak gabungan dari 3-6 monosakarida, misalnya maltotriosa.
4.    Polisakarida, senyawa yang terdiri dari gabungan molekul-molekul monosakarida yang banyak jumlahnya, senyawa ini bisa dihidrolisis menjadi banyak molekul monosakarida. Polisakarida merupakan jenis karbohidrat yang terdiri dari 6 monosakarida dengan rantai lurus/cabang.
Macam-macam Polisakarida :
1.    Amilum/tepung
Rantai a-glikosidik (glukosa)n : glukosan/glukan, Amilosa (15-20%) : helix, tidak bercabang.
·         Amilopektin (80-85%) : bercabang
·         Terdiri dari 24-30 residu glukosa
·         Simpanan karbohidrat pada tumbuhan
·         Tes Iod : biru
·         Ikatan C1-4 : lurus
·         Ikatan C1-6 : titik percabangan
2.    Glikogen
·         Simpanan polisakarida binatang
·         Glukosan (rantai a) – rantai cabang banyak
·         Tes Iod : merah
3.    Inulin
·         Pati pada akar/umbi tumbuhan tertentu
·         Fruktosan
·         Larut air hangat
·         Dapat menentukan kecepatan filtrasi glomeruli
·         Tes Iod negatif
4.    Dekstrin dari hidrolisis pati
5.    Selulosa (serat tumbuhan)
·         Konstituen utama framework tumbuhan
·         Tidak larur air – terdiri dari unit B
·         Tidak dapat dicerna mamalia (enzim untuk memecah ikatan beta tidak ada) – usus ruminantia, herbivora ada. Mikroorganisme dapat memecah ikatan beta : selulosa dapat sebagai sumber karbohidrat.
6.    Khitin
Polisakarida invertebrata
7.    Glikosaminoglikan
·         Karbohidart kompleks
·         Merupakan (+asam uronat, amina0
·         Penyusun jaringan misalnya tulang, elastin, kolagen
·         Contoh : asam hialuronat, chondroitin sulfat
8.    Glikoprotein
·         Terdapat dicairan tubuh dan jaringan
·         Terdapat di membran sel
·         Merupakan Protein + karbohidrat

Gula menunjukkan sebagai isomer. STEREOISOMER : senyawa dengan struktur formula sama tapi beda konfigurasi ruangnya.
·         Isomer D.L
·         Cincin piranosa, Furanosa
·         Anomer a, b
·         Epimer (glukosa, galaktosa, maltosa)

Langkah-langkah dalam metabolisme karbohidrat :
1.    Glikolisis yaitu : diaman glukosa di metabolisme menjadi piruvat 9aerob) menghasilkan energi (8 ATP) atau laktat (aerob0 menghasilkan (2 ATP).
2.    Glikogenesis yaitu : proses perubahan glukosa menjadi glikogen. Di hepar/hati berfungsi : untuk mempertahankan kadar gula darah. Sedangkan di otot bertujuan : kepentingan otot sendiri dalam membutuhkan energi.
3.    Glikogenolisis yaitu : proses perubahan glikogen menjadi glukosa, atau kebalikan dari GLIKOGENESIS.
4.    Jalur pentosa fosfat yaitu : hasil ribosa untuk sintesa nukleotida, asam nukleat dan equivalent pereduksi (NADPH) biosintesis asam lemak dan lainnya.
5.    Glukoneogenesis yaitu : senyawa non-karbohidrat (piruvat, asam laktat, gliserol, asam amino glukogenik) menjadi glukosa.
6.    Triosa fosfat yaitu : bagian gliserol dari lemak.
7.    Piruvat & senyawa antara siklus krebs : untuk sintsis asam amino à asetil ko-A à untuk sintsis asam lemak & kolesterol à steroid.

FUNGSI KARBOHIDRAT
Selain sebagai sumber energi, karbohidrat juga berfungsi sebagai cadangan makanan, pemberi rasa manis pada makanan, membantu pengeluaran feses dengan cara mengatur peristaltik usus, penghemat protein karena bila karbohidrat makanan terpenuhi, protein terutama akan digunakan sebagai zat pembangun. Karbohidrat juga berfungsi sebagai pengatur metabolisme lemak karena karbohidrat mampu mencegah oksidasi lemak yang tidak sempurna.
Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar